Rabu, 07 Maret 2012

sesuatu

Suara Tengah Malam

Hai, ketemu lagi sama saya, Harry. Aku mau share lagi pengalaman misteri ku. Mungkin menurut kalian ini tidak terlalu seram, tapi bagiku cukup menyeramkan. Oke! langsung aja ke inti cerita.

Waktu aku masih SMP, aku lagi asik2 baca komik di kamarku. Tak lama kemudian papaku datang buat minjam komputer tuk internetan. Pas papaku lagi buka situs (gak tau situs apaan) tiba-tiba terdengar suara anak kecil menangis + teriak2 dan di sertai dengan gonggongan anjing. Sekilas aku terkejut gak karuan, ku kira papaku yang iseng2 buka web misteri yang ada suara hantunya. Ternyata tidak..

Papaku malah melihatku dan bertanya "Suara apa tadi?". Lalu aku jawab "Gak tau.. emang papa lagi buka situs apaan? kayaknya dari komputer tuh". Dan yang bikin terkejut, papaku bilang "Gak tuh. Papa lagi buka situs buat beli tiket pesawat terbang". JREENNG! tiba-tiba saja aku jadi merinding sendiri. Lantas, suara tadi itu apa? suara makhluk haluskah? atau ada orang yang iseng di dekat kamarku?

Beberapa Minggu kemudian, aku lagi main komputer di kamar dengan adikku. Aku hanya berdua saja dengan adikku di rumah. Adikku lagi baca2 komik di atas kasurku dan posisinya dekat jendela. Tiba-tiba di dekat jendela terdengar lolongan srigala, kami berdua terkejut bukan main. Terus adikku bertanya dengan wajah pucat "Bang, tadi tuh suara apa?". Aku jawab "Itu cuma anjing kok. Tenang aja", lalu adikku mendekat ke aku dengan ketakutan.

Sebenarnya aku juga takut, tapi aku pura2 berani supaya adikku gak nangis karena ketakutan, dan aku teringat dengan kejadian beberapa Minggu sebelumnya dengan suara anak kecil dan gonggongan anjing itu. Hal itu membuat aku jadi merinding lagi. Dan yang ku herankan adalah kalau itu memang anjing, emang anjing bisa melolong kayak srigala? setahuku belum pernah aku dengar anjing melolong... atau jangan2 itu orang iseng lagi? Setahuku gak ada yang berani berbuat iseng seperti itu di komplek perumahanku yang terkenal angker karena komplek ku adalah sarangnya makhluk halus.

sesuatu

Hantu Kepala Perempuan Tertawa Tanpa Badan

Hai, kenalin namaku Ririn. Ini pertama kalinya aku gabung disini, jadi harap maklum yah.

Gini, dulu itu waktu aku kelas TK aku dan keluargaku tinggal di Asrama tentara kab.Sintang, Kal-bar. Yang namanya rumah asrama gitu tuh ya, jaraknya berdempetan antara satu rumah dengan rumah yang lain. Rumah yang kutempati itu digandeng sama 2 rumah kosong disebelah kanan dan kirinya ditambah lagi dengan adanya pohon nangka yang berada tepat di depan rumahku.

Nah, waktu malam itu (aku lupa malam apa, maklum, dah lama banget sih hehe :D), aku, mamaku, adikku, dan dua orang temanku sebut aja Hengki dan Fajar sedang nonton tv di rumahku. Waktu itu kami lagi nonton film horor. Saat sedang asyik2nya menonton, aku iseng2 keluar rumah terus nunjuk2 pohon nangka di depan rumah sambil manggil2 Fajar dan Hengki gini : "Jar, Ki... liat tuh diatas pohon ada hantu. Ada hantu woy, liat nggak?", padahal gak ada apa-apa.

Tapi anehnya si Hengki sama Fajar kayak orang ketakutan gitu, trus mereka berdua kayak baca2 doa alfatihah gitu. Si fajar mejamin matanya, nah si Hengki nutupin matanya pake tangannya. Dan gawatnya, si Hengki sampe ngompol segala. Yah, dengan sangat ketakutan mereka ngacir. Aku yang bingung, dengan muka lugu dan gak berdosa (hehe) memandang ke atas pohon dan ngeliat kepala perempuan berambut panjang tanpa badan berlumuran darah sambil ketawa. Anehnya, aku sama sekali gak takut loh ! hehe... mungkin karena masih kecil kali yaw :D dan kalau diinget2, kadang aku jadi merinding sendiri.

Selesai. Sorry yaw, ceritanya gak seram. Masih banyak sih yang mau aku share, tapi nanti2 aja deh ya :D Oh ya, add fb-ku yah. nih email fb-ku : ririn.maulidya@yahoo.com thanks buat semua yang baca :)

sesuatu

Camping ke Sibolangit

Hai... namaku Evan. Ne cerita waktu saya masih kelas 2 SMA.

Ceritanya dimulai ketika kami ikut dalam cara JUMBARA PMR, kalau pramukanya sih mungkin JAMBORE namanya heheh. Kami camping di "Bumi Perkemahan Sibolangit" tepatnya di PTP 9-nya gitu. Kami camping mulai hari Selasa dan pulang di hari Jumatnya. Pada hari Selasa dan Rabunya sih gak ada masalah, aman2 aja.

Keganjilan mulai terjadi ketika di hari Kamis sorenya. Berbeda dengan anak laki2nya, anak perempuan dari sekolah kami tidak diperbolehkan mandi di sungai dengan alasan yang gak di sebutin Kakak pelatih sekaligus penanggung jawab kami di sana. Tapi, salah seorang kakak pelatih berhasil dibujuk dengan sukses oleh para "wanita penghuni kontingen kami" (maksudnya teman-teman kami perempuan gitu, saya bilang kontingen karena kami di sana berlomba kepalang merahan dengan PMR sekolah lain se Sumatera Utara).

Pergilah mereka dan beberapa orang laki2 dari kontingen kami. Kebetulan saya dan beberapa teman lelaki lain tengah membereskan tenda, jadi gak ikutan. Mereka pergi kira2 pukul setengan lima sore. Selesai membersihkan tenda kami pun berangkat ke sungai untuk mandi, kira2 pukul setengah enam sore. Di jalan kami berselisihan dengan mereka (teman-teman kami tersebut), lebih tepatnya melihat mereka (coz beda jalur jadinya gak saling tegur deh (mereka gak ngeliat kami). Kami merasa agak aneh waktu melihat mereka "kayaknya ada yang lain dari biasanya gitu".

Sesampainya di sungai hari sudah gelap. Oh ya kami bisanya mandi di sungai yang ada di PTP 4. PTP itu letaknya dekat kuburan jadi lumayan angker menurut kami. Singkat cerita kamipun bersih2 badan di sungai itu, dan semua merasakan hal yang sama "aneh, gak kayak biasanya", sepertinya suasananya mencekam gitu. Tanpa ambil tempo, kakak pelatih menyuruh kami cepat2 bersih2 lalu pergi dari tempat itu.

Nah waktu di jalan kami berselisihan lagi dengan anak lain yang mau ke sungai itu. Saya melihat salah satu teman saya ikut rombongan itu. Rombongannya perempuan semua, maklum anak SMK dan mereka bukan kontingen PMR kami tapi kami kenal mereka.

Singkat cerita, malampun tiba.. tiba-tiba salah seorang teman prempuan kami diam saja, gak mau ngomong, pandangan kosong (teman kami ini mata batinnya cukup kuat, tapi gak sanggup liat begituan), sampe2 teman-teman cewek kami wiritan di tenda gara2 hal itu. Tanpa banyak cincong, kakak pelatih ambil keputusan, 2 orang lelaki harus tidur di depan tenda perempuan (berjaga2 takut "si kawan" ini keluar dan masuk ke hutan tanpa ada yang tau).

Pagi pun datang, selesai sarapan seorang teman buka cerita tentang kejadian waktu mereka di sungai. Bilang lah nama teman ini si Eka, si Eka ini perempuan yang ikut di rombongan pertama waktu ke sungai. "Semalam woi, baju si Amek ilang, mungkin anyut waktu di sungai", itu katanya. Si Yanda pun ikut ambil suara "Iya, tapi kok gak nampak ya, kalau baju anyut pasti lah nyangkut di batu, di sanakan banyak batu2nya". si Amek juga ikut nyaut "Kalianlah jadi cewek kok lasak kali. Rumbai2 kalian tarik-tarik, marah penghuni disitu, di tegur baru tau rasa".

Dalam hati, kami yang ronde ke dua turun ke sungai dah ambil kesimpulan kenapa situasinya mencekam waktu kami bersih2 disana, kesimpulannya ialah "penghuni di situ marah", di tambah lagi waktu teman kami yang nemeni kontingen lain ke sungai itu buka cerita. "Semalam woi, adek2 anak SMK 8 teriakin aku, (KAK, ITU ADA YANG NGELIATIN KAKAK... MUKANYA ANEH KALI). Waktu kuliat memang kayaknya bukan salah satu rombongan yang ikut denganku, wajahnya pucat dan matanya melotot. Langsung ku ajak adek2 SMK 8 naik ke atas (keluar dari sungai dan pulang ke tenda masing). "Oalah pantes", kata kakak pelatih kami. "Ada yang gak beres ne sama kalian... teman kalian si putri (cewek yang tiba-tiba diam aja dan matanya kosong) itu KENA (kesambet)".

Singkat cerita tibalah waktu kami pulang. Truck yang bakal ngangkut kami juga sudah datang, eh tanpa di sangka si putri pun dah kayak biasa lagi, "gak diem aja dan sudah ceria lagi". ANEH!!!

Setelah keluar dari pegunungan, teman ane Usop angkat bicara "Woi.. kalian mau tau, baju Amek itu bukannya anyut, tapi ilang, ilangnya lenyap gitu.. cliing tiba ilang" katanya serius. "Aku nampak pake mata kepalaku sendiri. Waktu perempuan itu narik2 akar2, kan ada kayu yang jatuh, mata kalian semua tertuju ke kayu yang jatuh itu, pas si Amek juga ngelempar bajunya kebatu. jadi mataku liat baju si Amek sebelum sampe batu.. cliiing ilang. Suer aku gak boong, aku gak mau cerita di sana takut aku kesambet juga, pamali kata emakku cerita seram di tempat seram itu sendiri".

Si putripun angkat bicara juga kenapa diam aja. "Kalian mau tau kenapa aku diam aja. Di samping kananku ada cewek mukanya ancur, samping kiriku ada kakek2. Mau ngomongpun aku takut. Waktu kita mau pulanglah, baru mereka pergi... mereka ngikut aku, ketika kita keluar dari sungai. Mereka marah "Jangan lasak kali kalau ke rumah orang" itu pesan mereka".

Alhamdulliah untung aja penghuni sana ngasih peringatannya gak pake neror segala.

sesuatu

Pengalaman Gw dan Abang Gw

Nama gw Aldy, mau share cerita gw ama abang gw tentang hal gaib yang di temuin, tapi kebanyakan abang gw sih. Gini ceritanya..

Gw malam Jum`at kemaren maen futsal jam 10. Gw ga inget beneran kalau itu malem Jum`at dan jam 7 nya abis ujan, itu hawa2 setan sering keluar abis ujan. Nah pas sampe lapangan, itu lapangannya gw ga tau ya keurus apah engga, soalnya kumel banget. Barang2 sekitar udah ada yang berdebu trus ada sarang laba-labanya, jadi keliatan angker and serem. Udah gitu lampunya redup lagi remang2 gitu, pas dah kesukaan setan banget tuh lapangan..

Dan bener aja kejadiannya di kamar mandi, gw nganterin teman gw buat buang air kecil. Dye juga takut kalau buang air kecil sendirian. Gimana ga takut kamar mandi gelap semua, yang nyala cuma 1. Udah gitu di sebelah kamar mandi ada ruangan gelap pula. Lengkapkan neh tempat futsal. Nah tempat futsalnya ini ada bangku penontonnya di atas, dan letak kamar mandi di bawah bangku stadion jadi tongkat gitu.

Karena emang ngeri cuma ber 2, gw suruh cepet dah. Slesai kan tapi gw iseng mau liat ruangan laen. Gw belok kiri dah tapi teman gw ke kanan, nah dikiri ada musolah. Gw komentarin dalem hati "Musolah aja di pojok bikin serem, gimana yang laennya". Balik ke bocah gw dah tuh. Eh pas balik gw ngelewatin kamar mandi lagi, emang iseng kali tuh setan, baru lewat ada yang nyirem aer ke WC kaya teman gw tadi nyirem buang air kecil nya, padahal kaga ada orang lagi selaen gw ama teman gw tadi. Ngibrit lah gw sendirian. Baru kali ini gw maen futsal malam2 di gangguin.
Itu cerita gw.

Nah ini pengalaman abang gw. Mungkin agak serem, kebetulan kejadiaannya sama2 malem Jum`at. Gini ceritanya..

Abang gw lagi nongkrong ama teman-teman nya tapi ga rame cuma bertiga, soalnya yang laen udah pulang. Abang gw ga ngobrol ama temannya tapi lagi telpon2 nan ama cewenya. Emang hawa nya udah serem trus sunyi, bikin merinding dah. Lagi asik2 nya nelpon abang gw bawaannya mau nengok ke salah satu rumah tetangga gw, dan pertama2 ga di tengok karena mungkin cuma perasaan aja. Tapi lama-lama abang gw perasaan maunya ini mata nengok terus ke arah lotengnya tetangga gw itu. Terpaksa lah di liat..

Bujuk dah kaget campur takut ga kebayang kalau ngalamin.. abang gw ngeliyat pocong. Matanya merah semua, sorotan matanya tajem, kain kafannya putih kecoklatan tapi lecek banget, trus yang paling serem keadaaan mukanya item tapi kulitnya kekelupas kaya abis kebakar, melepuh gitu. Gila baru kali ini abang gw ngeliyat setan serem banget. Sontak abang gw masuk kerumah engga lagi-lagi nongkrong di situ, tapi pura2 mules perutnya soalnya kalau di ceritain tar temannya pada ketakutan tambah ribet.

Pernah juga malem2 sekitar jam setengah 2 abis solat malam, dia keluar duduk di bangku sambil ngerokok. Ga lama ada orang jalan. Di liyat ke jalan dan lewat lah cewek pake baju putih jalannya nunduk. Karena ga ngerasa apa, di tegor lah tuh cewek sama abang gw, "Mau kemana neng malem2 gini jalan sendirian, ga takut apa?". Diem aja tuh cewek nerusin jalannya sambil trus belok kekanan langsung terbang ke atas pohon. Ngelyat gitu abang gw langsung ngebuang tuh roko tutup pintu masuk kamar tidur..

sesuatu

Mahkluk Hijau Penghisap Darah Kotor

Selamat siang Misteri Mania... Kali ini saya ingin bercerita tentang Mahkluk Hijau penghisap Darah Kotor.

Beberapa tahun yang lalu, saya mendapat undangan seminar di daerah Semarang. Undangan tersebut dilaksanakan pada siang hari, bertempat di salah satu Mall terbesar di pusat kota Semarang saat itu. Ruangan yang saya tempati adalah sebuah Hall di lantai paling atas dari Mall tersebut. Disana saya berkenalan dengan seorang perempuan bernama Rini (nama samaran). Kami pun mengikuti acara seminar.

Pada saat istirahat makan siang hampir selesai, Rini teman baru saya pamit untuk pergi ke Toilet sebentar. Berkali-kali sebelumnya dia memang mengeluh sakit perut karena sedang "halangan" di hari kedua. Saya pun masuk ke dalam Hall untuk mengikuti acara seminar session kedua.

Setelah 15 menit dari saat terakhir saya melihat Rini, akhirnya dia kembali ke bangku di sebelah saya. Terkejut saya menyaksikan perubahan pada dirinya. Muka Rini tampak pucat, dan bibirnya gemetar seperti orang yang kedinginan. Saya tanya "kenapa?", dia hanya meringis sambil menunjuk (maaf) alat kemaluannya. Saya pikir karena sakit datang bulan, makanya saya sarankan dia minum obat penghilang rasa sakit akibat datang bulan. Tapi Rini malah melotot sama saya dan berkata dengan suara tertahan "Yang sakit itu kemaluanku, bukan perutku. Tau?!!". Baru saya menyadari bahwa ada yang tidak beres dengan rasa sakit yang diderita teman saya.

Saya memutuskan untuk memeriksa ke toilet tempat Rini tadi masuk. Dari sebelum mencapai pintu toilet itu, saya bisa mendengar ada suara-suara aneh seperti binatang sedang menggeram sambil mengunyah sesuatu. "Astaga!! Apa lagi yang akan saya temui?!" batin saya. Dengan melangkah pelan dan perasaan takut saya masuk ke dalam Toilet.

Alangkah terkejutnya saya ketika melihat 2 mahkluk hijau, dengan kuping lancip, kaki dan tangan kurus, perut buncit, dan di punggungnya seperti ada tulang menonjol (seperti penderita Skoliosis). Mahkluk itu berjongkok berhadapan, satu membelakangi saya, dan lainnya menghadap saya. Mereka seperti asyik mengunyah sesuatu yang berasal dari dalam tempat sampah yang tergeletak tak jauh dari situ dan tidak menghiraukan kedatangan saya.

Saya berusaha bersikap tenang dan pura-pura tidak menyadari keberadaan mereka, walaupun saya tahu biasanya mahkluk gaib bisa membedakan mana orang yang indigo dan mana yang tidak. Sambil bersenandung lirih untuk menyamarkan rasa kaget dan takut, saya menuju wastafel untuk mencuci tangan. Saya mencoba untuk melihat apa yang sedang mereka kerjakan dari pantulan cermin di atas wastafel. Ah, bodohnya saya!! Bagaimana mungkin mahkluk seperti itu terpantul di depan cermin. Lalu pelan-pelan saya memutar badan saya untuk melihat aktifitas mereka.

Jantung saya seperti berhenti berdetak saat saya melihat ternyata yang menjadi santapan mahkluk hijau tadi adalah (sekali lagi maaf) pembalut yang bekas dipakai namun mungkin lupa dibersihkan sehingga masih banyak darah di dalamnya, dan mereka sedang menyantap darah kotor yang ada di pembalut-pembalut itu. "Oh, Tuhanku." Tanpa sadar saya berkata demikian. Namun celakanya mahkluk-mahkluk tadi menyadari bahwa saya sedang memperhatikan. Mereka serempak melihat kearah saya dengan matanya yang melotot hampir keluar dan menjerit marah. Suara mereka terdengar parau dan penuh kemarahan, seperti suara burung gagak tapi lebih nyaring. Tanpa pikir panjang saya lari tunggang langgang sampai sepatu saya jebol sebelah kiri.

Melalui peristiwa ini saya menyadari dan ingin mengajak pembaca, terutama bagi perempuan untuk selalu menjaga kebersihan diri selain menjaga kebersihan hati. Bila ingin mengganti pembalut bekas pakai, sebaiknya dibersihkan dulu darah kotornya baru kemudian dibungkus yang rapi dengan plastik hingga bau darahnya tersamar. Jangan main buang aja di kotak sampah! Bisa jadi mahkluk-mahkluk serupa sedang mengintai dimanapun kita berada. Mungkin bila kita mengalami sakit yang luar biasa pada saat datang bulan, bisa jadi ada mahkluk hijau yang sedang menyantap darah kotor kita dari pembalut yang lupa dibersihkan dahulu sebelum dibuang...

salam

sesuatu

Kisah Misteri Kerabat Gw

Hai gw Licht Mond mau share cerita lagi nih. Ini cerita yang gw dapet dari berbagai sumber. Ceritanya juga ngga terlalu panjang, jadi gw gabung aja yaa.. hehe..

Yang pertama cerita ini diceritain sama nyokap gw. Cerita yang berawal dari kampung halaman gw di daerah Kalimantan, waktu itu nyokap gw pulang kampung kan tuh, di sana masih daerah pedesaan, dan rumah gw itu di tengah2. Belakang rumah itu pantai, sementara depan rumah gw hutan.

Waktu itu tengah malam nyokap mau buang air ke wc (ada di luar rumah, karena belum dibangun wc di dalam rumah, dan jarak nya lumayan agak jauh ke arah hutan). Pas berangkat nga ada kejadian aneh2. Nah pas selesai buang air, nyokap ngerasa perih di pergelangan tangan nya. Pas di lihat ternyata banyak cakaran di tangan nya. Langsung tuh buru2 pulang dan cerita ke saudara2 gw di rumah.

Pas denger cerita malah mereka menjelaskan bahwa kejadian kayak gitu udah biasa. Itu dikarenakan adanya Setan Angin. Jadi tuh hantu ga ada penampakan ataupun diketahui keberadaan nya. Tiba-tiba aja selalu muncul cakaran2 aneh, dan kejadian itu selalu aja pas keluar dari kamar mandi, seperti habis mandi, buang air dan semacamnya. Gw sendiri sih belum pernah ngalamin hal itu (soalnya gw blm pernah pulang ke Kalimantan ;P)


Cerita ke dua ini gw dapet dari teman gw, namanya Denny. Gw jelasin dulu, Denny ini bisa merasakan yang halus2 or yang nga nampak dengan mata orang biasa..

Ceritanya gini.. waktu lebaran tahun kemarin ini, dia pulang ke tempat mertuanya, yah biasalah silahturahmi. Keluarga2 yang lain juga datang, otomatis tuh rumah rame. Pas malam itu, seorang pembantunya sebut saja Bi Inah, sedang cuci piring di dapur, sementara orang2 yang lain udah pada tidur. Bi Inah mendengar ada suara dari arah kamar mandi, seperti ada orang yang sedang mengguyur ubin dengan air. Bi inah bingung dan bertanya.. "Heeiii siapa di dalam kamar mandii??".

Lalu ada jawaban dari dalam kamar mandi tersebut. Dia menjawab, "Orang Sebelaaahhh". Maka bi Inah pun tambah heran. Kenapa ada orang sebelah masuk kamar mandi rumah majikannya. Di periksa lah kamar mandi itu. Kagetlah Bi inah, ketika pintu di buka... Jreeenggg.. Benar saja Orang Sebelah sedang tersenyum memandangi wajah Bi Inah.. Orang dengan Muka Sebelah serta badannya yang hanya sebelah... Pingsanlah seketika Bi Inah di TKP. bi Inah menceritakan kejadian tersebut kepada orang2 yang ada di rumah itu keesokan harinya.

Dengar2 sih di rumah itu memang banyak penunggu nya, seperti Leak, makhluk orang sebelah, tante kunti.. hyiii sereeemm.. gw yang denger ceritanya aja sampe merinding disco.. ahahahah... Ceritanya sampai sini dulu, masih banyak kejadian2 lain nya.. tunggu aja yaahh..

sesuatu

Pergi Ke Rumah Teman Malam-Malam

Halo saya Wisnu. Sebenarnya sudah lama saya baca-baca cerita di sini tapi baru kali ini saya kirim cerita. Mudah-mudahan gak Gaje dan menarik, dan ini pengalaman saya yang gak pernah saya lupakan...

Saat itu bermula ketika pertengahan tahun 2010 saat liburan Kenaikan kelas. Dan pas malam Jum`at Kliwon juga. Semua bermula ketika saya dan teman saya (sebut saja si H) mau pergi ke rumah teman (sebut saja dia si I). Waktu itu waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB. Kami pergi ke rumah I dengan jalan kaki karena motor kami saat itu dipakai orang tua kami pergi ke nikahan orang di kampung.

Ohh ya, jalan menuju rumah si I itu kanan-kirinya hutan jadi agak gelap gitu dan hutan itu terkenal angker gitu. Pertama kita jalan sih gak ada apa-apa. Tapi saat setengah perjalanan kami melihat ada kakek-kakek naik sepeda ontel dan tatapannya kosong gitu. Dan setelah dia melewati kami si H melihat ke belakang. Alangkah terkejutnya ketika dia tahu si kakek itu sudah gak ada. Lalu tanpa pikir panjang, kami langsung lari maling menjauh dari tempat itu.

Semuanya belum berakhir, waktu kita berhenti berlari kita melihat rumah kosong di kiri jalan. Dan di rumah itu ada 2 pocong di dalam rumah dan 1 kuntilanak di atas rumah. Untung kami cepat menyadarinya dan berlari sprint sambil berteriak "ALLAHU AKBAR", dan alhamdullilah mereka gak mengikuti.

Lalu setelah kami berlari ratusan meter jauhnya akhirnya kami melihat jembatan desa, di sana sudah banyak orang mancing dan pacaran. Dan disana pula kami melihat teman kami si I dan kami langsung menceritakan kejadiannya. Dan kata si I "Itu sudah biasa bro bagi orang-orang sini, tadi sebenernya aku kirimin Penjagaku untuk lindungin kalian dalam perjalanan kemari".

Dan ternyata karena itulah kami gak diganggu dan dikejar mahkluk halus di hutan itu. Semua itu karena Pegangan temanku yang mengawal kami, sehingga mahkluk halus itu gak bisa menyerang kami, dan kami bisa berlari dari mereka. Tapi semua itu gak akan bermakna juga tanpa izin dari Allah SWT.

sesuatu

Mayat Anak Perempuan Yang Hilang

Hai agan-agan. Saya mau berbagi kisah seram nih...

Jadi begini kisahnya, waktu itu adik saya yang berumur sekitar 17 tahun sedang dirawat di rumah sakit (saya memiliki 3 adik). Ibu saya sibuk ngurusin adik saya yang paling kecil (sekitar umur 3 tahun) dan ayah saya sedang sibuk kerja. Sedangkan adik saya yang satu lagi, masih sekolah SD kelas 4. Jadi... mau ngga mau, saya yang harus jagain adik saya yang lagi sakit itu karena kebetulan saat itu saya ngga punya kesibukan alias menganggur.

Di kamar rumah sakit yang ditempatin sama adik saya itu tersedia 2 tempat tidur dan 1 kamar mandi. Singkat cerita, pas malamnya sekitar jam 11 saya tiba-tiba kelaparan, jadinya saya keluar nyari makan. Setelah saya beli nasi goreng, sekitar jam 24.30 saya kembali ke kamar rumah sakit itu. Sebelum ke kamar, saya iseng pengen lihat seperti apa sih kamar mayat itu?

Untuk menghilangkan rasa penasaran saya itu, akhirnya saya keliling mencari kamar mayat. Setelah saya temukan kamar mayatnya, saya coba mengintip kedalamnya, saya penasaran banget tuh. Pas saya lihat, di situ terdapat 3 mayat tergeletak di ranjang besi rumah sakit. Tiba-tiba udara menjadi dingin sehingga bulu kuduk saya berdiri semua. Langsung aja deh saya cabut dari tempat itu.

Sesampainya saya di kamar adik saya dirawat, saya langsung makan nasi goreng yang saya beli tadi. Selesai makan, tiba-tiba saya pengen ke kamar mandi. Begitu saya buka pintu, saya terkejut karena saya melihat ada anak perempuan sekitar umur 10 tahun lagi menangis di kamar mandi sambil jongkok.

Trus saya samperin dan saya bertanya sama dia, "Kamu siapa ya? kok nangis di sini sih?". Trus dia jawab dengan lirih, "Mau pulang... mau pulang..". Spontan, saya langsung ada niat buat ngantarin dia pulang. "Rumah kamu dimana? ayo aku anterin kamu pulang". Lalu dia pun berdiri dan berjalan, saya pun mengikutinya. Saat ada di deket dia, saya merinding banget. Tapi saya pikir, mungkin karena cuaca malam itu emang lagi dingin banget.

Saya berjalan mengikuti anak perempuan itu selama 10 menit. Dia berjalan menuju kuburan yang ada di belakang rumah sakit tersebut. Tiba-tiba dia berhenti, lalu saya tanya "Kenapa berhenti?". Sambil menghadap ke arah saya, dia menjawab, "Sudah sampai kok. makasih ya". Astagfirulloh... saya kaget banget, mukanya penuh darah dan luka-luka. Spontan saya langsung lari sekencang-kencangnya. Trus saya ke kamar adik saya dan mencoba untuk tidur di sofa yang telah tersedia.

Keesokan paginya, saya ceritain kejadian semalam sama suster yang jaga pagi. Dan katanya juga, salah satu mayat ada yang hilang dari kamar mayat, mayat anak perempuan korban tabrak lari yang identitasnya belum diketahui. Ugh.. saya langsung lemas mendengarnya.

sesuatu

Seramnya Kampung Baru Ku

Ini adalah cerita beberapa tahun yang lalu yang aku alami, dan ini adalah kisah nyata.

Aku adalah anak pindahan dari Jakarta ke Bogor karena disana aku cuma numpang sama sodara dan aku membuat rumah di daerah Bogor. Pertama aku datang ke kampung ini, biasa saja tidak ada kecurigaan apapun. Tapi setelah beberapa lama disini aku mengalami kejadian aneh yang baru aku alami.

Kampungku sangat jauh dari Bogor kota, wajar aku mengira disana terlihat menyeramkan. Ada rawa-rawa dan MCK yang dekat dengan rawa disana, juga ada dua pohon bambu yang menurut warga sekitar angker. Saat pagi jam 06.15 saat ibu-ibu mencuci di kobak ( pemandian umum ) yang disertai kolam ikan, aku jongkok di pinggiran tembok kolam tanpa ada orang. Aku tejatuh dan tercebur di kolam itu, alhamdulilahnya ya aku tidak apa-apa hanya kaget saja

Beberapa waktu berselang ada keributan di lapangan tenis yang dekat pohon bambu, karena ada yang menginginkan pohon bambu itu ditebang. Setelah berunding dengan sesepuh kampung akhirnya jadi ditebang. Pada malam harinya suasana kampung mencekam setelah ada penebangan pohon bambu tadi siang. Benar saja, pada saat jam mulai menunjukkan pukul 01:30 ada beberapa hantu berpindah tempat ke pohon bambu yang satunya lagi yang tidak ditebang pada saat itu. Keadaan berisik padahal tidak ada yang orang yang beraktivitas. Aku pun mulai bertanya pada ibuku

Aku: ibu itu suara apa?
Ibu: sudah tidur saja

Dan tidak berapa lama ada yang mengetuk pintu, tapi kami tidak membukakan pintu. Pada esok harinya semua tetangga membicarakan hal yang terjadi semalem, mereka melihat pocong, tuyul dan sejenisnya. Memang bener setelah pohon bambu itu ditebang, setiap malem di kampungku jadi sangat mencekam. Pada suatu hari pas sudah magrib seorang tetanggaku melihat ada anak 3 tahun bersembunyi di pojokan dekat rumah kakek ku. Dia memanggil aku, "Tolong liat siapa yang ada di pojokan". Pas aku lihat tidak ada apa-apa. Katanya itu tuyul, tapi aku tidak begitu menghiraukan.

Setelah pagi kira-kira pukul 05:00, aku bersama temanku mencari buah kupa ( seperti buah anggur, tapi buah itu agak besar bentuknya ). Dan kebetulan di area aku mencari buah kupa, ada kuburan orang yang baru meninggal kira-kira 2 Minggu. Saat kami asik mencari buah kupa kami menoleh ke belakang, ternyata dari kuburan itu mengeluarkan tangan yang memegang pecahan beling dan melemparkan ke arah kami, dan aku dorong teman ku untuk lari. Setelah itu aku tidak lagi berani ke area itu.

Pada saat malam seusai mengaji, aku diajak menonton tv di rumah temanku untuk menonton film hantu. Tak beberapa lama aku melihat tv, bibiku memanggil ku untuk pulang karena sudah malam. Tak kusangka-sangka bibiku menjerit, katanya ada babi ngepet. Bibiku menjerit melihat babi ke arah Utara, padahal di kampung ku mayoritasnya agama Islam dan tak mungkin memelihara babi di situ.

Pas siang hari kira-kira pukul 13:30 aku bermain sama temanku di dekat pohon bambu. Dan pada saat aku bermain ada suara perempuan halus memanggil namaku tapi aku tidak menghiraukan. Dan pada saat magrib aku masih bermain di tempat itu dan sedang menendang botol-botol. Lagi asik-asiknya bermain, aku melihat ada pohon bambu yang menukik ke bawah dan tak lama kemudian ada kuntilanak yang bergantung di pohon. Pada saat itu aku dan temanku lari. Pada saat itu temanku menangis dan minta diambilkan topi yang jatuh.

Pas aku ambilkan, kuntilanak itu mengejar aku sampai rumah. Pada saat aku dikejar, aku menengok ke atas dan melihat mukanya serem sekali. Mukanya banyak darah dan kulit yang mengelupas, rambutnya acak-acakan dan pada saat itu aku mulai percaya bahwa kampung itu sangat seram. Dan keesokan harinya ada yang melihat kuntilanak di area pemakaman dan pada saat itu aku pindah rumah dan mulai membangun rumah di kampung yang lain.

sesuatus

Main Petak Umpet di Kuburan

Halo, nama saya Dody Ramadhan, ini kisah pengalaman saya. Ga pake basa-basi lagi yah, langsung ke TKP.

Waktu saya kelas 6SD, saya suka beli buku2 kecil yang menceritakan tentang hantu-hantu, dulu harganya 500 perak (siapa yang tanya harga ya? hehe). Waktu saya lagi asik baca komik kecil itu, saya sama teman2 saya (ber lima) mempunyai rencana iseng main petak umpet di kuburan jam 9 malam (dulu, saya anak kota yang mau jadi anak kampung). Akhirnya saya sama teman2 saya pulang dan mempersiapkan diri buat main petak umpet...

Saat malam tiba, saya sama teman saya kumpul di depan rumah saya. Masih inget cerita "misteri rumah kosong" ga? saat itu teman saya juga ada yang bawa bawang, cabe, dan merica (kayak mau masak aja). Dan lucunya lagi, teman saya yang gemuk bawa keripik 3 bungkus! katanya sih biar gk laper kalau lagi main petak umpet (bener2 dah). Setelah siap, kami semua langsung jalan ke kuburan...

Waktu ditengah jalan, ada yang ngelempari saya dengan batu kecil. Saya langsung clingukan lihat siapa yang lempar. Karena saya gk lihat siapa yang lempar, saya lanjutin jalan saya yang terhenti. Pas jalan 3 langkah, ada yang lempar saya pake batu kecil lagi. Langsung aja saya teriak "Pengecut lu, cuman lempari pake batu kecil. Lempar pake panci kalau berani!". Bukan sulap bukan sihir, bener2 saya di timpuk pake panci (nyata ni bro). Spontan saya sama teman saya lari ke arah kuburan...

Waktu sampai di kuburan, saya sama teman2 langsung hompimpa alayum gambreng. Dan hasilnya... saya yang jaga --". Saya langsung ngitung 1 ampe 50. "48,49,50!", saya balik badan dan saya langsung lari cari teman saya. Waktu saya asik cari teman saya, tiba2 terdengar suara semua teman saya "MLAYU!" artinya "LARI!". Langsung saya lihat teman saya lari keluar kuburan dan ninggalin saya. Waktu saya mau lari, saya lihat di belakang saya ada mbak kunti terbang nyamperin saya. Langsung aja dengan sigap saya teriak "MLAYU! NEK ISO MABUR!" artinya "LARI! kalau BISA TERBANG!". Langsung dah jurus kaki sejuta keluar...

sesuatu

Yang Pake Baju Hitam Bukan Ibuku


Salam kenal Sobat

Langsung ajja keceritanya !!!

Ini pengalaman gue: Jadi kakak gue setiap jam 1 malem pulang kerja, tumben2an kakak gue bawa teman 3 orang. Nah pas nyampe depan rumah gue, temannya (Kak Adi) keluar dari mobil, dia langsung nyapa orang pake BAJU HITAM yang ada di balkon rumah gue begini "Buu", tapi orang yang pake baju hitam diem aja.

Pas masuk kedalam rumah, kak Adi ngeliat Ibu gue ada di teras, trus dia sapa "Ehh Ibu, Ibu bukannya ada diatas yaa buu" kata kak Adi. Kata ibu gue "Nggak, ibu dari tadi disini". Kata kak Adi "Hah, bener buu?".

Ulang singkat penjelasannya nihh !!!
Jadi pas kak Adi ke rumah gue, dia menyapa orang yang pake BAJU HITAM yang ada di balkon rumah gue. Lalu pas dia masuk kedalam rumah gue (lantai 1), disitu ada ibu gue, nah dikirain kak Adi, yang pake baju hitam itu ibu gue, ternyata bukan ...

Pas siangnya, ditanyain sama ayah gue ...

Ayah : Di, tadi malem kamu ngeliat orang pake baju hitam di rumah saya ?
Kak Adi : Iya pak, kirain saya yang pake baju hitam itu Istrinya Bapak
Ayah : Ohh, Hehehe, emang disini tuh serem tapi kamu tenang aja. Dia (yang pake baju hitam) cuma pengen Menyapa kamu ajja. Anak saya Akbar juga pernah digangguin ...
Kak Adi : Ohh gitu ya pak ,

sesuatu

Rumah Kosong Tempat Berkumpulnya Mahluk Halus

Published under ,
Halo teman-teman, saya mau berbagi cerita lagi nih. Kejadian ini terjadi ketika saya masih sekolah SMP kelas 2. Saya dan keluarga saya pergi ke kampung halaman ayah saya di JaTeng (Purworejo) karena saudara saya ada yang menikah.

Sehari sebelum pernikahan itu terjadi, ibu saya membantu membuat kue bolu dan bikin kue nya sampai larut malam di rumah saudara saya yang lain, namanya Hery. Kebetulan rumah nya Hery letak nya lumayan jauh dari rumah saudara saya yang akan menikah itu. Ibu saya bikin kue nya berdua doang sama saya karena yang lain nya sedang berkumpul di rumah saudara saya yang mau menikah. Saya hanya menemani ibu saya yang sedang membuat kue.

Sekitar jam 12 malam, saya mendengar ada yang mengetuk pintu. Saya pikir ayah saya yang datang untuk mencicipi kue nya. Ketika saya mau buka pintu, perasaan saya jadi nggak enak. Perlahan saya buka gorden jendela nya dulu dengan tujuan saya mau lihat siapa yang dateng. Begitu saya buka gorden jendela nya, saya kaget banget karena yang saya lihat adalah sesosok mahluk yang berbulu hitam dan bermata merah.

Spontan saja saya langsung ngibrit lari ke dalam, trus saya ceritakan ke ibu saya. Lalu ibu saya langsung telepon ayah saya dan saudara saya yang kebetulan bisa melihat mahluk halus gitu deh (nama nya Ari, dia memiliki ilmu keturunan dari almarhum kakek saya).

Setelah mas Ari datang, dia langsung mengusir mahluk tersebut, dan katanya itu genderuwo yang sedang marah karena merasa terganggu dengan kehadiran saya dan keluarga saya. Saat itu juga, saya langsung sholad tahajud dan berdoa supaya ngga digangguin lagi. Sumpah seram banget. Saya nggak mau ngeliat mahluk gituan lagi deh, jangan sampe..

Oia mas Ari juga cerita, katanya rumah kosong di samping rumah nya Hery merupakan tempat berkumpul nya para mahluk seperti itu, contohnya seperti genderuwo, pocong, kuntilanak, dan lainnya. Ugh, saya nggak mau lagi deh ke rumahnya Hery karena rumah nya Hery berdekatan dengan rumah kosong yang angker itu.

kemah

Acara Kemah di Sekolah

Gue Yvone, gue baru disini dan tertarik buat cerita. Sebenarnya gue salah seorang penakut, tapi gue suka cerita menyeramkan.

Kejadian ini gue alami sendiri waktu gue kelas 1 SMA. Waktu itu gue ada acara pramuka, yaitu kemah. Kemah gue bukan di hutan, tapi di sekolahan gue sendiri. Awalnya pas gue datang sore-sore, gue biasa aja, gak ada tuh rasa takut. Tapi pas malam tiba dan sessi terakhir, kebetulan sessi terakhir itu di aula (niatnya di lapangan gak jadi karena hujan, dan tenda dipindah di kelas2 karena hujan dan banjir). Kebetulan aula sekolahan gue itu terkenal angker, apalagi dibelakang aula.

Sessi terakhir waktu itu semua lampu dimatikan, gue udah merasa aneh. Tapi gue gak merasa takut karena gue sama sahabat gue namanya Via, dia punya kemampuan untuk melihat apa yang kagak bisa gue lihat, karena Via bilang asal gue gak ganggu "dia", "dia" juga gak akan ganggu gue. Tapi tiba-tiba gue denger teman gue cewek namanya Nasya, dia nangis-nangis sambil ngedempet diantara teman-teman (posisi Nasya saat itu dibelakang gue persis). Lalu gue tanyakan pada Mara, teman dekat Nasya

Gue : Nasya kenapa?
Mara: Dia nekat buka batinnya, jadi ngeliat
Gue: Masa? siapa yang bukain batinnya?
Mara : Iya, si Joko (indigo) yang bukain. Katanya di depan pintu ada cewek tinggi hampir 2 meter melototin dia.

Karena penasaran gue tanyakan pada Via.
Gue : Vi, beneran gak sih ada cewek didepan
Via : Iya, cewek Belanda. Tapi gak papa, dia gak ganggu, cuma tertarik gara-gara disini ramai.
Gue: Beneran nih gapapa?
Via : Gapapa. kamu doa aja Von.

Setelah itu gue terus berdoa dalam hati.

Malam semakin larut, acara sessi berlanjut. Sessi kali ini sessi menceritakan tentang kejadian menyeramkan oleh panitia. Lampu dimatikan, dan hanya menyalakan 1 lilin. Tiba-tiba seorang temanku datang dari luar namanya Desi, dia kelihatan habis menangis. Tiba-tiba saja Desi berteriak "Lampunya nyalakan! jangan dimatikan! mereka bakalan tambah banyak! jangan dimatikan lampunya, nyalakan!". Setelah berteriak begitu, panitia menjadi panik, teman-teman juga panik dan bingung dengan perkataan Desi. Tapi kemudian Desi dibawa pergi dari aula.

Setelah itu keadaan kembali tenang. Tapi teman-teman sekitarku berkata bahwa panitia menyembunyikan sesuatu. Acarapun dilanjutkan. Saat panitia akan mengumumkan sesuatu melalui pengeras suara, tiba-tiba terdengar bunyi jeritan wanita. Sesaat kami (aku, Via dan lainnya) mengira itu adalah efek berdecit dari pengeras suara, tapi setelah itu disusul jeritan dari salah seorang teman yang duduk agak jauh dariku, ternyata dia menjerit karena teman sebelahnya (namanya Fany) kerasukan. Fany sudah meraung di lantai, menjerit dan menangis. Setelah itu disusul dengan raungan teman sebelah gue yang terus merembet ke anak-anak lain, hampir seperempat anak kelas 1 kerasukan.

Panitia segera mengungsikan anak-anak yang belum kerasukan ke kelas2, termaksud aku. Aku, Via dan beberapa teman cewek lainnya diungsikan ke kelas 3 IPA. Tiba-tiba Asti, salah seorang teman gue memeluk gue dan menangis. Awalnya gue sempat mengira dia kerasukan, tapi ternyata tidak. Asti hanya "diperlihatkan" oleh "mereka". Katanya sungguh menakutkan, dia diperlihatan oleh mbak kunti tapi memiliki wajah yang menyeramkan. Via menenangkan Asti. Kemudian Via bercerita pada aku dan Asti.

"Kalian gak usah takut, `mereka` yang disini tidak mengganggu kita, hanya saja yang mengganggu adalah `mereka` dari tempat sebelah sekolah kita, karena kita terlalu ribut. `Mereka` merasa terganggu dan marah. Karena itu mereka mengganggu orang yang sedang melamun atau fisiknya lemah. Karena itu jangan pernah melamun, tetap berdoa saja. Tadi `mereka` disana memang sangat banyak apalagi yang berada di panggung aula, ada beberapa yang sedang menonton kita, dan memang benar di belakang aula itu sangatlah angker, sekalipun jangan pernah masuk kedalam sana, karena yang disana bukan yang baik tapi yang nakal".

Setelah Via berkata seperti itu beberapa teman kami yang kerasukan tapi telah didoakan, ke kelas kami diantar oleh panitia. Gue tidak menyangka kalau ternyata salah seorang teman gue terkena juga, namanya Reta. Dia memang lemah fisiknya. Tapi yang paling menakutkan saat itu adalah seorang gadis yang juga didoakan, namanya Ria. Dia menatap gue dengan pandangan tajam dan menyeramkan, hingga membuat gue tak nyaman. Saat gue tanyakan pada Via, Via hanya bilang "Cuekin aja, dia masih ketempelan. Lebih baik kita tidur yuk?". Karena ketakutan aku mengikuti saran Via, gue meringkuk disamping via, walau masih merasakan tatapan Ria saat itu. Dan untunglah lama-kelamaan gue bisa tertidur hingga pagi walau merasa tak nyaman.

Gue rasa cerita gue sampai disini. Maaf kalau cerita gue kacau guys, please kasih advice ya :)

temanku

Blog yang Bagus

Kiriman cerita dari Anonim.

21 Desember 2011... tanggal yang harus kuingat. Jangan tanya namaku, apa lagi alamat fb, karena... well.. ini pertama dan terakhir kalinya aku menulis disini. Sebelumnya aku mohon admin memperkenankan tulisanku ini dan mempublikasikannya, karena aku di penghujung kisah singkat ini ingin menyampaikan pesan kepada sahabat-sahabtku yang tidak lagi bisa kujangkau... dimana aku tahu di sana... disatu tempat... beliau tengah membaca kisah yang ada di blog/situs ini. Untuk itu sekali lagi aku memohon admin mempublikasikannya...

Aku seorang lelaki berusia 27 tahun, sudah merantau sejak usia 14 tahun. Maklumlah kehidupan keluarga dikampung halaman yang betul-betul SE (sulit ekonomi). Aku ingin bersekolah seperti kalian disini tapi... aku hanya bisa mengenyam pendidikan hingga tamat SD (itupun udah syukur). 1 Bulan yang lalu aku pulang kampung, setelah beberapa tahun lamanya tidak pulang, kerinduan menjalari sudut hatiku. Hari pertama aku dirumah mendiang kakek, aku senang sekali karena ketika Hp butut ku berdering, ternyata Jonria Dedi sahabatku yang menelpon. Jon memberi tahuku bahwa dirinya mendapatkan no. hpku dari adik sepupuku Wina. Berikut percakapanku dengan jon.. (cuma garis besarnya saja)

Jon : Hoy, pulang kok gak bilang-bilang bro?
Aku : Ini siapa ya?
Jon : Ini Jon!!! Jonria Dedi...!!
Aku : Wah jon!! udah married blom? udah lama ya??
Jon : Hahaha.. blom bro... masih "perawatan" ting-ting...
Aku : Hahaha...bisa aja.. ketemu yuk? dimana sekarang??
Jon : Oke!! tapi ntar malam aja yach??? soalnya sekarang blom bisa keluar... dah doeloe brooo...
Aku : Oke...

Malamnya, aku janjian bertemu dengan Jon disebuah pohon jambu sebelah kuburan tua didesa kami. Awalnya aku juga heran mengapa jon ngajak janjian disitu, padahal dulu waktu kami kanak2 Jon penakutnya minta ampun.

Akhirnya Kami bertemu dan saling melepas rindu. Setelah lelah dibonceng Jon, aku lalu mengajaknya berhenti untuk istirahat sejenak disebuah warung kopi. Tapi anehnya Jon menolak, padahal aku sudah bilang bahwa aku haus. Tapi Jon tetap bersikeras tidak mau berhenti.

Tak terasa kami tiba disebuah warnet. Aku bingung... "Loh Jon??? kita jauh2 kekota masa bukannya nyari makanan atau minum, eh, kamu malah ngajak aku kesini??!". Dia cuma senyum dan bilang.. "Udah masuk duluan sana, aku tau kamu gak bisa komputer, dasar gaptek!! makanya aku pingin kamu bisa juga, sini aku ajarin. Tinggal doang di kota tapi gaptek dasar PANJUL!!!" (Panjul=julukan ku dikampung).

Wah aku senang sekali, akhirnya aku bisa mengetik, dan setidaknya sedikit2 aku bisa mengedit video dan audio menggunakan adobe premiere pro dan adobe audition.. aku jadi bisa photoshop dan coreldraw... (walaupun baru sedikit/dasar dan anehnya walaupun aku bodoh, pelajaran yang diberikannya selalu mudah kuingat dan bisa kupahami dengan cepat). Dia mengajari ku banyak hal. Kadang Jon ditemani oleh seorang wanita bernama "Puji". Aku lupa, entah Pujita apalah.. tapi Jon memanggilnya Puji, jadi aku juga begitu. Akhirnya aku jadi mengerti internet...


Tidak terasa sudah hampir 15 belas hari berlalu, kini tiba masanya aku kembali ke kota besar tempatku bekerja sebagai kuli bangunan. Sebelum kami berpisah, Jon dan Puji datang kerumah Mendiang kakekku saat aku berkemas. Aku sempat bercanda dengannya sembari bilang "Kok tumben siang bro?". Dia cuma tersenyum sedih... aku bisa merasakannya.. (tapi anehnya) Puji lalu memberikanku sebuah kain putih, lusuh bertanah dan berbau busuk.

Puji mengatakan kalau kelak aku kesusahan/kesulitan atau rindu pada dirinya dan Jon, maka aku harus menggigit kain tersebut. Tentu saja aku tertawa dan menolaknya... kaya sinetron aja, (jujur saja aku merinding melihat kain yang terlihat dicabik dengan kasar tersebut... karena mengingatkan ku akan sebuah kain kafan). Taaappiii... Jon lebih aneh lagi... dia memberiku sebuah benda yang aku yakini adalah sebuah tulang jari manusia. Jon berkata serius dan terus menyakinkanku untuk menerima pemberiannya dan Puji. Aku lalu bilang bahwa dirinya dan Puji harusnya tidak ikut2an percaya klenik, sejak mereka adalah orang yang terpelajar.

Jon marah besar tapi Puji segera menenangkannya. Tapi 1 hal yang terus kuingat, perkataan Jon, "Eh, PANJUL!!! Biar kata lo mati-idup-mati 100 kali, Lo gak bakalan dapet yang kayak gini!!!. Sebagai teman, gua cuma berusaha bantu lo ajah!!! Inget yahhh!!! mulai saat ini kita gak bakalan ketemu lagi!!!"

Awalnya aku Pikir Jon mau pergi merantau juga... TAAAPPPPiii... (SH*TTT!!!) Aku salah besar...

sesampainya aku dikota... aku berusaha menghubungi Jon, baik itu lewat sms atau menelpon, tapi Hpnya tidak pernah aktif. Aku kemudian menghubungi adik sepupuku Wina, dan meminta Wina untuk menyampaikan permohonan maafku kepada Jon. Tapi jawaban Wina membuatku kaget sepenuh hati... karena dirinya ternyata tidak pernah memberikan nomorku kepada Jon, karena JONRIA DEDI TELAH MENINGGALL 2 TAHUN YANG LALU!!!

Bahkan terimakasih berkat KAMU Jon!!! selain aku jadi bisa komputer... Dikampung, Aku disebut2 STRESS!! karena bicara sendiri diwarnet!!

Kini Jon dan Puji... 2 orang sahabatku...maaf kumintakan kepada kalian sebanyak-banyaknya... Sesuai janji kita kemarin dulu, dimana kamu memaksaku... aku telah mengirimkan 1 kisah "hantu" di blog atau situs yang kamu dan Puji sangat suka ini... Maaf JON... ANDAI AKU TAHU DARI AWAL... APABILA KAMU MEMBACA POSTINGANKU INI... AKU INGIN BERTERIMAKASIH KEPADAMU DAN PUJI... KELAK KITA AKAN KEMBALI BERTEMU JON... AKU TAHU BANYAK URUSAN YANG BELUM KAMU SELESAIKAN... TAPI.. JON..., PUJI..., SAHABATKU... DUNIA INI BUKAN LAGI TEMPAT BAGI KALIAN... AKU MASIH SERING MENEMUI FBMU AKTIF JON... TOLONG... BERISTIRAHATLAH DENGAN TENANG SAHABATKU... :`(
TERIMA KASIH...

Dari..
Kalian Tahu siapa...

Kisah hantu

Hantu Kepala Buntung

Ini adalah cerita saya pada tahun 2003, pada saat saya berusia 11 thn. Cerita ini tanpa rekayasa. Saya tinggal di daerah Bogor dekat gunung Salak, saat itu saya pesantren di suatu kampung yang emang dekat dengan kampung saya.

Pada saat itu saya dan 3 teman saya akan ke pesantren untuk mengaji. Pada saat itu kami memang disuruh datang sebelum magrib, tapi kami datang setelah magrib. Pada saat adzan berkumandang kami baru berangkat dan melewati satu sekolahan yang diseberangnya ada sebuah gubuk tua dan sumur tua. Ketika itu tumben tidak ada satu kendaraan pun baik mobil atau motor, tapi kami tetap santai.

Pada saat kami akan melewati gubuk tua tersebut, teman saya melihat ada orang yang memegang piring, tapi piringnya belah. Pas saya dan teman saya melihat ke arah kepalanya, ternyata dia tidak memiliki kepala dan di lehernya tidak ada darah, tapi seperti kaya daging berwarna pucat. Temanku sempat memanggil tapi dia tidak menoleh, trus sempat dilempar batu kerikil tapi tidak menoleh sedikitpun, dan pada saat itu saya dan teman saya lari dan tidak berani lewat jalan itu lagi.

Kata orang-orang disekitarnya sih disitu tempat pembantaian waktu zaman penjajahan. Yang jelas kami sudah mengalami suatu kejadian yang tak akan kami lupakan.

genderuwo part 2

Calak Membonceng Genderuwo Part 2

Dalam perjalanan pulang, ditengah jalan pak Calak melihat mbah Suro (mbah Suro ini satu desa dengan pak Calak dan rumahnya ada di dekat hutan jati yang akan dilalui pak Calak) yang melambaikan tangan minta tumpangan. Pak Calak pun berhenti dan berniat memberi tumpangan. "Lumayan ada teman melewati hutan jati", pikir pak calak. Akhirnya sambil ngobrol-ngobrol pak Calak dan mbah Suro berboncengan pulang melewati hutan jati itu. Obrolan mereka di tengah hutan jati (A : pak Calak, B : mbah Suro) :

A : Mbah dari mana? kok malam-malam baru pulang?
B : Dari undangan sunatan anaknya pak Amir.
A : Sama kalau begitu mbah.
B : Ooo pak Calak dari rumah pak Amir juga to, tapi kok gak ketemu ya tadi?
A : Iya mbah, tadi aku yang nyunat anaknya pak Amir. Tapi aku bingung dan takut mbah.
B : Loh bingung dan takut kenapa pak? pak Calak kan sudah sering nyunat?
A : Masa aku tadi ke rumah pak Amir dan menyunat anaknya sampai 2 kali.
B : Lolooo kok sampai disunat 2 kali pak? apa gak habis?

Lalu pak Calak menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya

B : Wah kalau begitu itu ulahnya genderuwo
A : Maksudnya mbah gimana?
B : Kadang-kadang genderuwo juga menyunatkan anaknya pak.
A : Weeeh mbah jangan ngomong genderuwo, ini ditengah hutan mbah, nanti kalau genderuwonya muncul gimana.
B : Tenang pak, gak bakal genderuwonya muncul di depanku. Ngomong-ngomong pak Calak sudah pernah lihat genderuwo belum?
A : Belum mbah, memang mbah pernah lihat ya?
B : Kalau aku sering lihat, malah sekarang pun aku lihat genderuwonya. Apa pak Calak pengen lihat genderuwo juga?
A : Hiii enggak ah mbah, takut.
B : Kalau pak Calak mau lihat genderuwo, noleh ke belakang saja pak...

Pak Calak langsung menoleh ke belakang dan tidak melihat mbah Suro yang dibonceng dan diajak ngobrol tadi, tapi yang dilihat malah makhluk hitam besar berbulu yang matanya sebesar bola tennis dan berwarna merah dan aaahhh secara reflek pak Calak langsung ngegas pool motornya sampai ban depan terangkat dan jatuh lalu pingsan ditempat.

Sekitar habis subuh pak Calak dibangunkan oleh mbah Suro di tempat pingsan tadi malam. Tapi begitu tahu yang membangunkan mbah Suro, pak Calak langsung teriak lalu lari dan meninggalkan motornya.

Maaf kalau cerita diatas gak seram, gaje, dan ceritanya berantakan.

kejadian gaib

Kejadian Gaib Yang Terjadi Saat Bercerita Tentang Gaib



Cerita ini sudah lama, 4 tahun yang lalu. Saat itu aku sedang jaga di UGD RS di kota Sumatera. Teman-teman perawat menanyakan mengenai cerita hal gaib kepadaku. Aku menceritakan tentang bacaan yang pernah kubaca, saat kelahiran Nabi, dan ihwal Iblis yang bertanya kepada golongannya.

Sesaat akan lahirnya Nabi, Iblis bertanya kepada kaumnya, keheranan dikarenakan mengapa pintu-pintu langit tertutup, sehingga Iblis tidak dapat mendengar dan mencuri berita mengenai kehidupan dunia yang akan terjadi. Iblis memerintahkan kepada kaumnya supaya mendengarkan berita ke seluruh penjuru dunia. Prajuritnya berkata ada keanehan mengenai matinya api abadi kaum Majusi, tenggelam banjir istana raja Romawi serta peristiwa-peristiwa yang menggambarkan akan lahirnya seorang Nabi. Iblis kemudian meminta seluruh kaumnya mengambil segenggam tanah di tiap penjuru bumi, dan pulau serta kelompok manusia. Genggaman tanah itu dicium Iblis dan saat mencium tanah dari jazirah Arab, Iblis mengatakan bahwa telah lahir seorang nabi dari kaum Arab.

Aku bercerita hingga larut malam. Saat pukul 03.30 malam, aku menerima telpon dari istri di rumah. Istriku menjelaskan kalau anak ku yang berumur 4 tahun, terbangun dan menangis, menghadap tembok, sambil berulang-ulang berkata lirih dan suara gemetar : "Ya Allah, alhamdulillah, keluarga semuanya selamat. Alhamdullillah". Istriku yang memeluk anakku bertanya: "Kenapa?", Anakku menunjuk ke arah tembok yang lain dan bilang, "Tadi ada bayangan hitam yang matanya merah sekali melihat ke arahnya".

Mendengar itu, aku terdiam...

gendeuwo part 1

Calak Membonceng Genderuwo Part 1

Cerita yang akan saya share kali ini bukan dari pengalaman pribadi tapi pengalamannya paman teman saya yang berprofesi sebagai calak (tukang sunat). Dikarenakan profesinya itu, paman teman saya itu biasa dipanggil pak Calak. Pak Calak ini tinggal di daerah Ngawi (Jawa Timur), dan kejadiannya sekitar tahun 1994, bulan dan tanggalnya aku gak tahu persis. Langsung ke sasaran :

Pagi itu pak Calak kedatangan tamu dari desa tetangga sebut saja namanya pak Amir. Maksud dari kedatangan pak Amir itu tidak lain dan tidak bukan untuk meminta bantuan pak Calak untuk menyunat anaknya yang 16 tahun (maklum adat desa pada waktu itu kalau menyunat anaknya menunggu si anak berumur 14-18 tahun dulu), dan rencananya akan dilakukan di tempat pak Amir. Karena ada tamu lain yang mau datang siang itu, jadi diputuskan oleh pak Calak untuk datang pada malam harinya.

Jam 7 malam pak Calak dan utusannya pak Amir yang menjadi petunjuk jalan berangkat ke tempat pak Amir dengan memakai motor sendiri-sendiri (perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit), dan perjalanan melewati hutan jati (yang terkenal angker) sejauh 1 km. Sesudah sampai di tempat pak Amir, pak Calak disambut oleh pak Amir dan keluarga, dan setelah basa-basi sedikit, pak Calak langsung memulai pekerjaannya mengoperasi burung anak pak Amir hehehe...

Sekitar 20 menit proses operasi selesai, pak Calak kembali ke ruang tamu untuk mengobrol dengan pak Amir dan tamu lainnya. Sekitar jam setengah sepuluh malam pak Calak pamit pulang. Karena sudah tahu jalannya pak Calak memutuskan pulang sendiri pakai motornya (Sampai disini belum ada keanehan yang terjadi, tapi begitu sampai rumah baru ada keanehan).

Sesudah sampai di rumah, pak Calak bingung karena di teras rumahnya sudah menunggu utusan pak Amir yang kelihatan gelisah. Maka terjadilah perbincangan (A : pak Calak, B : utusan pak Amir)

A : Lo mas kok ada disini ? apa ada masalah dengan anaknya pak Amir ?
B : Saya disuruh pak Amir menjemput pak Calak untuk menyunat anaknya.
A : Lo saya kan sudah ke rumah pak Amir dan menyunat anaknya, kan mas sendiri tadi yang menjemput saya jam 7
B : Belum pak, tadi saya sudah kesini tapi kata orang rumah bapak sudah berangkat sendiri. Jadi saya menyusul pak Calak sampai rumah pak Amir, tapi kata pak Amir belum sampai kesana, jadi saya balik lagi kesini.
A : Jadi bingung, terus tadi yang jemput dan yang saya sunat tadi siapa ?
B : Waduh gak tahu saya pak.
A : Ya sudah kalau begitu kita kerumah pak Amir saja biar jelas semua..

Dengan sedikit bingung pak Calak dan utusan tadi berangkat ke rumah pak Amir. Dalam perjalanan sampai ke rumah pak Amir, pak Calak tambah semakin bingung bin heran karena jalan, rumah dan orang-orangnya pun sama persis dengan yang baru dia jumpai di rumah pak Amir yang pertama tadi. Karena sudah jam 11 malam + bingung, heran dan takut maka sesudah selesai operasi anak pak Amir maka pak Calak langsung pamit pulang.

Bersambung...

penampakan di sawah

Penampakan di Sawah pada Malam Jumat

Halo, nama gua Syaid dari Tangerang. Gua mau ceritain nih pengalaman serem teman gua yang namanya Budi.

Malam itu malam Jumat, tepatnya tanggal 17 November 2011, gua sama Budi sama teman gua yang namanya Aldo dateng ke rumah teman gua yang namanya Sopi buat ngerjain tugas kelompok. Pas kita bertiga udah nyampe di rumah Sopi, ternyata udah ada 3 teman sekelas gua yang lain yang lagi main di rumah Sopi. Nama mereka adalah Irvan, Harun, dan Ogim. Pas gua nyampe, gua ngelanjutin tugas kelompok gua yang udah diselesaikan ama Sopi setengahnya, sedangkan si Budi ama si Aldo malah nyanyi sambil maen gitar dan ngerokok bareng si Irvan di teras rumah Sopi.

Karena kamar Sopi yang ada di lantai tiga bersebelahan ama teras lantai tiganya, kedengeran deh suara-suara mereka yang lagi nyanyi dengan suara fals dan ancur. Selesai gua ngerjain tugas, gua maen PS bareng ama Sopi, Harun, dan Ogim. Lagi seru-serunya maen PS, tiba-tiba kita berempat dikagetin sama Aldo dan Irvan yang lari terbirit-birit keluar dari teras dengan muka pucet.

Kita berempat nanya mereka kenapa mukanya pucet dan lari terbirit-birit sambil ninggalin si Budi yang masih ada di teras. Kata Aldo, mereka yang lagi asik-asiknya nyanyi-nyanyi dikagetin sama si Budi yang katanya si Budi ngeliat sesuatu yang hitam, tinggi, dan besar sedang berjalan di tengah sawah. Si Budi entah penasaran atau terpana ngeliat itu terus, sementara si Aldo dan si Irvan yang ngeliat itu belakangan langsung kabur ninggalin si Budi yang masih cengo ngeliat itu.

Gak lama habis si Aldo cerita, si Budi datang dan cerita yang sama ke kita berempat yang tadi lagi seru maen PS dengan wajah pucet banget kayak ketek, bahkan wajah pucetnya melbihi si Aldo dan si Irvan. Wkwkwkwk, gua langsung ketawa terbahak-bahak begitu ngeliat wajah Budi yang pucet sambil cerita. Yaudah, habis cerita, si Budi ngajak kita semua buat ngeliat penampakan itu. Tapi waktu kita ke teras dan ngeliat ke sawah, disana udah gak ada apa-apa.

Setelah itu, kita berempat yang tadi maen PS ngelanjutin kegiatan kita, sementara mereka bertiga masih ngomongin yang tadi. Gua masih ketawa terbahak-bahak sambil maen PS kalau nginget-nginget Budi yang tadi, tapi Ogim dan Harun nyuruh gua diem karena menurut mereka, si Budi, Aldo, dan Irvan itu gak bohong. Mereka cerita lagi, kalau penampakan kayak gitu udah biasa di sawah pada malam Jumat. Gua yang ngedenger itu langsung diem dan merinding sendiri. Saat pulang, gua dan Budi ngebut takut tuh setan muncul lagi dan ngikutin gua balik lagi, wkwkwkwk.

Sekian cerita dari gua, maaf ya kalau gak serem dan tulisannya acak-acakan, maklum masih pemula. Mohon komennya ya. (note: cerita ini nyata dan gak dikarang sendiri, apalagi dibuat-buat)

cerita hantu kepala

Hantu Kepala

Saya mau berbagi cerita mistis, lebih tepatnya ini cerita teman saya yang bekerja sebagai satpam di perusahaan pembangkit listrik tenaga uap. Jadi gini ceritanya, temanku saat itu ditugaskan untuk menjaga lokasi proyek pembangunan PLTU, dia ditugaskan pada shift malam. Karena lokasi yang dibangun saat itu lingkungan sekitarnya masih berupa persawahan jadi agak gelap, maklum lah kalau malam banyak para pencuri bahan material, jadi teman saya selalu patroli keliling lokasi malam-malam.

Nah pas kebetulan dia beristirahat di sebuah pos di belakang lokasi proyek tersebut, pos tersebut memang jarang ditempati jadi agak kotor dan banyak semak belukar. Malampun semakin larut, waktu saat itu menunjukan pukul 1 malam, suasana saat itu cukup dingin. untuk menghilangkan rasa bosan teman saya iseng-iseng menyoroti tempat bekas galian tanah menggunakan senter.

Ketika dia menyoroti gundukan tanah bekas galian, dia melihat seperti ada segumpalan tanah atau mungkin seperti batu yang cukup besar menggelinding di atas gundukan tanah tersebut. Setelah diamati kok terus-terusan menggelinding seperti ada longsor atau mungkin ada pencuri lagi sembunyi, karena penasaran teman saya mencoba mendekatinya.

Waktu disorot pake lampu senter memang agak kurang jelas kelihatannya, mungkin jaraknya yang lumayan jauh jadi agak terlihat remang-remang. Setelah didekati sekitar kurang lebih 5 meter betapa terkejutnya dia melihat gumpalan tanah yang menggelinding bolak-balik itu ternyata sebuah kepala manusia. Hantu kepala itu terlihat tersenyum lebar sambil ketawa menyeramkan, dengan rambutnya yang acak-acakan hantu tersebut terus naik turun di atas gundukan tanah galian itu...

Teman saya hanya bisa mematung, berlari pun tidak bisa saking lemasnya. Perlahan dia mulai melangkah mundur, setelah agak jauh barulah dia bisa berlari. Menurut warga sekitar, memang tempat tersebut dulunya Angker, jadi mengapa pada saat itu pos tersebut jarang di gunakan mungkin karena para penjaga terdahulu sudah pada tahu kalau lokasi tersebut memang berhantu.

Sekian, mohon maaf apabila dalam penulisan maupun jalan cerita agak kurang di pahami, maklum saya memang bukan seorang penulis... Terima kasih

Tempat yang di sukai makhluk astral


Dunia ini sangat luas dan masih banyak hal-hal yang belum kita ketahui. Salah satunya adalah tempat-tempat dimana makhluk astral biasa betempat tinggal dan menghabiskan waktunya di tempat tersebut.
Akan tetapi setiap manusia memiliki karakteristik yang berbeda,ada yang pemberani ada yang penakut.Beranjak dari hal tersebut,saya ingin sekedar berbagi informasi kepada orang-orang yang sangat phobia terhadap ketiga mahluk yang tadi saya sebutkan mengenai tempat-tempat yang disukai oleh setan,hantu dan jin.Ini agar anda bisa sedikit menghindar dari kemungkinan bertemu dengan hal yang sangat anda takutkan.
Berikut beberapa tempat yang disukai setan dan jin :

·         Tempat Peristirahatan Unta 

Hal ini disebabkan karena makhluk astral suka dengan tempat-tempat yang bau dan memiliki kelembapan yang tinggi di tambah dengan banyaknya kotoran dari unta.

·         Tempat Buang Air Besar dan Kecil (WC)

Tempat yang satu ini adalah TEMPAT PALING FAVORIT bagi mahluk astral, hal itu dikarenakan WC memiliki tingkat kelembapan yang sangat tinggi. Ditambah dengan sedikitnya cahaya yang masuk yang mana membuatnya menjadi gelap serta pengap. Kondisi seperti ini sangat disukai oleh makhluk astra.
Oleh sebab itu maka di dalam agama di anjurkan untuk berdoa dulu sebelum masuk WC hal ini untuk menghindari dan mengusir makhluk astral yang ada di dalam WC tersebut selagi kita sedang melaksanakan hajat kita.

·         Lembah-lembah

Lembah menjadi salah satu tempat yang disukai karena area tersebut meruapakan tempat-tempat yang jarang disentuh dan kunjungi oleh manusia. Biasanya makhluk astral berkumpul dalam jumlah besar di tempat ini.

·         Tempat Sampah dan Kotoran

Menjadi tempat yang disukai makhluk astral karena baunya yang tidak sedap serta memiliki kelembapan yang tingg di tambah merupakan tempat kotor yang jarang di sentuh orang. Memiliki senyawa unsure kimia yang menggundang makhluk astral.

·         Pekuburan

Tempat yang satu ini buka menjadi rahasia public semata. Kuburan menjadi tempat yang disukai makhluk astral karena tempat tersebut mengandung energy –energy dari orang-orang yang telah mati. Di tempat itu makhluk astral bias bertempat pada tempat-tempat yang memeiliki energy kuat, baik itu positif atau negative. Dan kebanyakan bukan di dalam kuburan itu endirir akan tetapi di sekitarnya atau di sampingnya.

·         Tempat yang Telah Rusak dan Kosong

Tempat yang telah rusak atau rumah kososng adalah salah satu tempat favorit bagi makhluk astral. Kondisi tersebut akan lebih kuat apabila di tempat tersebut memiliki histori tenatang sebuah kejadian yang merenggut atau melukai banyak orang.

·         Lautan

Lautan memiliki luasan yang tak terbatas , itu mungkin perumpamaan orang jaman dahulu. Lautan memiliki luasan yang sangat besar dan di samping itu tidak terjamah oleh manusia setiap hari bak jalan raya di darat. Lautan memiliki kekuatan astral yang sangat besar dan disana biasanya berkumpul makhluk-makhluk astral dengan kemampuan atau level yang tinggi. Jadi berdo dulu kalau mau ke laut.

·         Celah-celah di Bukit

Bukit menjadi tempat ayng disukai makhluk astral karena di tempat itu hawanya dingin dan jarang terkena sinar matahari. Jadi merupakan salah satu tempat ideal bagi makhluk astral untuk tinggal.

·         Tempat-tempat Kesyirikan, Bid'ah dan Kemaksiatan
Tempat seperti ini adalah tempat yang maenjadi tempat kesukaan makhluk astral karena mereka suka melihat manusia-manusia pemalas yang hanya bias mengandalkan bantuannya. Di tempat seperti ini biasanya energy astralnya sangat kuat jadi berhati-hatilah kalau menemukan tempat seperti ini dan ingat berdoa.

·         Rumah-rumah yang di Dalamnya Dilakukan Kemaksiatan
Tempat –tempat seperti ini memeiliki hawa yang panas dan tempat seperti ini adalah tempat orang-orang yang melupakan Tuhannya dan mengejar kenikmatan semata. Tempat ini sekilas lebih ke psikologisnya akan tetapi makhluk astral juga suka dengan tempat-tempat dimana orang melupakan Tuhan dan melakukan dosa besar.

·         Pasar-pasar
Pasar yang dimaksuk disini bukan pasar yang banyak orang dan padat aktivitasnya. Akan tetapi pasar yang sudah tak terawat dan memilki sejarah yang memilukan.

·         Jin dan Para Syetan Berkeliaran di Jalan-jalan dan Lorong-lorong
Tempat seperti ini menjadi tempat singgah yang nyaman bagi makhluk astral karena kondisi yang gelap sepanjang hari dan lembab. Sehingga makhluk astral nyaman dan betah di tempat seperti ini
Dan sebernya masih banyak yang lain seperti
·         Pinggir sungai
·         Jembatan
·         Kebun  yang rimbun
·         Sumur tua yang tertutup
·         Rumah kosong
·         Tempat terjadinya kecelakaan
·         dll

Nah jika anda termasuk orang yang penakut,maka sebaiknya jangan mengunjungi tempat tempat yang tertera di atas terutama pada saat malam hari.
Dan jangaan lupa SELALU BERDOA.